Senin, 25 September 2017
Home / Kegiatan Siswa / Lomba di Universitas Bergengsi di Indonesia? SMA Vianney Juara 1, Loh!

Lomba di Universitas Bergengsi di Indonesia? SMA Vianney Juara 1, Loh!

Hai guys! Tanggal 10 November 2016 kemarin, yang bertepatan dengan Hari Pahlawan, sekolah kita juara 1 Lomba Mading 3D SINOFEST XV di Universitas Indonesia se-Jabodetabek loh! Mau tahu perjalanan tim mading SMA Vianney dalam lomba ini? Baca kelanjutannya yah. Check it out!

mading1

Awalnya kami, Angel, Erika, dan Grizzel sebagai tim mading memulai pengerjaan mading tanggal 11 Oktober 2016. Karena temanya Keindahan Sichuan dan menggunakan barang bekas, kami bertiga memutuskan untuk memilih materi untuk mading, mengumpulkan barang-barang bekas, dan mengatur setting tata letak tempat dan latar untuk mading 3D ini.

Pengerjaan mading ini kami lakukan setiap pulang sekolah selama 1 bulan penuh. Awalnya kami sempat putus asa dan merasa ingin mengundurkan diri dari lomba ini oleh karena kesulitan saat proses pembuatan mading. Tetapi, karena dukungan dari teman-teman, guru, dan orang tua kami, akhirnya kami bisa menyelesaikan mading ini.

Pada hari H, kami berangkat dari sekolah pukul 7 pagi dan diantar oleh seorang guru pendamping. Awalnya kami kesulitan memasukkan mading ke dalam mobil karena ukurannya yang besar, yaitu 100cm x 100cm x 80cm. Dengan sedikit paksaan, akhirnya mading kami muat ke dalam mobil.

mading2   mading3

Sesampainya di Universitas Indonesia, kami langsung mengeluarkan mading dari mobil. Dalam perjalanan meletakkan mading ke ruangan lomba, banyak orang yang memperhatikan mading yang kami buat. Beberapa mading yang mereka buat berukuran lebih kecil, sehingga kami sempat merasa ragu dan khawatir karena kami merasa mading kami berukuran besar dan masih kurang bagus.

Opening Ceremony pun dimulai. Dalam acara ini, Universitas Indonesia menampilkan beberapa kesenian dari Sichuan seperti menyanyikan lagu Bahasa Mandarin, Opera, dan tarian tradisional Sichuan.

Selesai Opening, kami menunggu selama 1 jam sambil makan dan mengulang materi yang akan kami presentasikan. Kami merasa sangat gugup hingga rasanya jantung kami mau lepas. Kami menunggu 6 kelompok maju dan mempresentasikan mading mereka dan kami menjadi semakin gugup.

Akhirnya nama SMA Vianney pun dipanggil untuk maju. Kami juga mengalami sedikit kerepotan saat mengangkat mading kami karena ukurannya yang besar, sedangkan meja yang disediakan cukup kecil,  bahkan awalnya kami berpikir untuk mempresentasikan mading kami di lantai saja.

Sekolah-sekolah lain yang sudah tampil, mempresentasikan dengan sangat baik. Kami sempat merasa minder dan gugup. Tim Vianney pun mulai mempresentasikan mading, yang dilakukan oleh Grizzel selama 10 menit. Juri-juri pun sempat memberikan beberapa pertanyaan tentang mading kami. Mulai dari bahan-bahan yang kami gunakan hingga materi dalam mading kami. Setelah semua peserta selesai mempresentasikan mading mereka, kami pun meninggalkan ruangan lomba. Hasil pengumumannya akan disampaikan pukul 4.30 WIB.

Pada akhirnya guru pendamping kami memberitahu bahwa SMA Vianney memenangkan lomba mading 3D dengan juara 1. Kami sangat senang karena kami tak menduga bahwa kami dapat memenangkan lomba ini. Kami berterimakasih kepada Tuhan atas berkat-Nya dan semua orang yang telah mendukung kami.

So guys, SMA Vianney itu berbakat tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi dalam segala bidang.

mading4

“Hasil tidak akan mengkhianati usaha, teruslah maju kedepan karena di sekelilingmu banyak orang yang mendukung.” – Tim Mading